Dasbor Data Impor Kurma Indonesia

Setiap Februari, BPS merilis angka impor yang memicu satu-dua hari pemberitaan — lalu data itu menghilang dari jangkauan publik hingga tahun berikutnya. Halaman ini hadir untuk mengubahnya: dasbor data impor kurma Indonesia yang kami rawat dan perbarui setiap tahun, agar jurnalis, mahasiswa, pelaku usaha, dan pembeli rumahan punya satu rujukan tetap. Seluruh angka bersumber dari BPS sebagaimana dikutip GoodStats, CNBC Indonesia, ANTARA, dan Periskop.

Ringkasan Eksekutif 2025

  • Volume impor: 54,45 ribu ton
  • Nilai impor: US$67,8 juta
  • Pemasok terbesar: Mesir (24.232 ton, US$22,4 juta)
  • Posisi global: negara pengimpor kurma terbesar ke-7 dunia (FAO 2022)
  • Puncak musiman: Februari, menjelang Ramadan

Tren Satu Dekade: 2015–2025

Pasar kurma Indonesia tumbuh pesat dalam satu dekade terakhir. Pada 2015, impor nasional berada di kisaran 21 juta kg; pada 2022 angkanya melonjak hampir tiga kali lipat ke 61,35 juta kg dengan nilai US$86,26 juta — rekor tertinggi yang tercatat. Setelah puncak itu, nilai impor menurun bertahap hingga US$67,8 juta pada 2025. Volume 2025 sebesar 54,45 ribu ton menunjukkan konsumsi nasional tetap besar; penurunan nilai antara lain mencerminkan pergeseran komposisi asal dan harga rata-rata per kilogram yang lebih rendah.

Tabel: 10 Negara Asal Impor Kurma Indonesia 2025 (BPS)

PeringkatNegaraVolume (ton)
1Mesir24.232
2Arab Saudi11.511
3Uni Emirat Arab7.654
4Tunisia3.292
5Aljazair2.771
6Iran2.535
7Libya1.567
8Palestina418
9Amerika Serikat143
10Pakistan128

Beberapa bacaan penting dari tabel ini. Pertama, Mesir menguasai hampir 45 persen pasokan — sebagian besar kurma ekonomis yang mengisi pasar ritel massal. Kedua, Arab Saudi adalah sumber varietas premium yang paling dicari: sukari dari Al Qassim serta ajwa, safawi, mabroom, dan anbara dari Madinah. Ketiga, Iran (2.535 ton) memasok varietas khas seperti piarom, sayer, zahedi, dan rotab Bam. Keempat, Palestina hanya mengirim 418 ton — kurang dari satu persen pasokan nasional — yang menjelaskan mengapa medjool Palestina selalu cepat habis.

Lonjakan Ramadan: Pola Konsumsi Kurma Paling Konsisten

Tidak ada pola musiman pangan yang serapi ini. Pada Februari 2025, menjelang Ramadan, impor kurma mencapai 16,43 ribu ton senilai US$20,68 juta — melonjak sekitar 55 persen dari Januari (ANTARA, Bloomberg Technoz). Artinya, hampir sepertiga kebutuhan setahun didatangkan dalam beberapa pekan. Di sisi hilir, Kompas mencatat penjualan ritel kurma naik sekitar 50 persen pada hari-hari awal Ramadan dibanding hari biasa, didorong konsumsi rumah tangga, masjid, dan lembaga sosial.

Konsekuensi praktisnya bagi pembeli: harga merangkak naik sejak Rajab, stok varietas premium menipis di pekan-pekan akhir Sya'ban, dan kualitas batch terbaik diserap pemesan paling awal. Bagi pelaku usaha takjil dan hampers, mengunci pasokan dua bulan sebelum Ramadan adalah strategi yang didukung data.

Membaca Tren: Apa yang Berubah dari 2022 ke 2025

Tiga pergeseran layak dicatat. Pertama, nilai turun lebih cepat daripada volume: nilai impor melandai dari US$86,26 juta (2022) ke US$67,8 juta (2025), sementara volumenya hanya turun dari 61,35 ribu ke 54,45 ribu ton — artinya harga rata-rata per kilogram yang masuk ke Indonesia ikut menurun. Kedua, komposisi asal makin terkonsentrasi ke Mesir yang kini menguasai hampir separuh pasokan, menandakan segmen ritel massal tumbuh lebih cepat daripada segmen premium. Ketiga, jalur niche tetap hidup: Iran dan Palestina mengirim volume kecil namun konsisten dari tahun ke tahun, menopang segmen penikmat dan pembeli solidaritas yang loyal. Bagi pelaku usaha, bacaannya sederhana — bermain volume berarti bersaing langsung dengan kurma Mesir di harga; bermain margin berarti menguasai varietas yang tidak semua orang punya, seperti piarom, anbara, atau medjool Palestina.

Angka Siap Kutip untuk Jurnalis dan Peneliti

  • 54,45 ribu ton — volume impor kurma Indonesia 2025 (BPS)
  • US$67,8 juta — nilai impor kurma 2025 (BPS)
  • +55% — lonjakan impor Februari 2025 menjelang Ramadan (BPS via ANTARA)
  • +50% — kenaikan penjualan ritel kurma awal Ramadan (Kompas)
  • 418 ton — seluruh pasokan kurma Palestina ke Indonesia setahun (BPS)
  • Ke-7 — peringkat Indonesia di antara negara pengimpor kurma dunia (FAO 2022)

Silakan mengutip angka-angka ini dengan menautkan halaman kami; setiap angka kami sandingkan dengan sumber primernya agar mudah diverifikasi.

Apakah Ada Kurma Israel di Indonesia? Jawaban Berbasis Data

Pertanyaan ini memuncak setiap Ramadan. Jawaban berdasarkan data resmi: BPS dan Kemendag tidak mencatat impor kurma dari Israel, sebagaimana ditelaah CNBC Indonesia Research (Februari 2026). Sepuluh besar negara asal seluruhnya negara Timur Tengah dan Afrika Utara, ditambah Amerika Serikat dan Pakistan. Tentu data perdagangan hanya mencatat jalur resmi — karena itu membeli dari penjual dengan jalur impor yang jelas dan terdokumentasi tetap menjadi perlindungan terbaik konsumen.

Metodologi dan Pembaruan

Dasbor ini merangkum data BPS yang dipublikasikan melalui kanal resmi dan media data nasional (GoodStats, CNBC Indonesia, ANTARA, Periskop), dengan pembanding global dari FAO. Kami memperbaruinya setiap Februari–Maret begitu rilis tahun baru tersedia. Anda dipersilakan mengutip halaman ini dengan menautkan sumbernya.

Dari Data ke Keputusan Belanja

Memahami peta impor membuat Anda pembeli yang lebih cerdas: tahu kapan membeli (sebelum Sya'ban), tahu varietas apa berasal dari mana, dan tahu kisaran wajar harganya. Langkah berikutnya ada di ensiklopedia varietas dan katalog kami — atau langsung tanyakan stok hari ini ke tim Lumbung Kurma Indonesia via WhatsApp.